Junk Man (Teaser)

Malam itu tidak seperti malam-malam biasanya, karena pada hari itu Lothard dibebankan tugas yang dirasanya cukup berat oleh seorang dukun tua, dari sebuah desa terpencil, dibelakang pegunungan dewa. Lothard mengendap dibelakang pepohonan yang diharapkannya dapat menyembunyikan keberadaan dirinya dari sang mangsa yang tengah tertidur pulas. Jantungnya berdegub kencang, ketika salah satu pijakannya terbenam dalam tumpukan ranting kering yang berbunyi tajam memecah keheningan hutan. Beruang besar itu tiba-tiba bergetar pelan. Tetapi tak ada tanda apapun bahwa dia akan bangkit dari tidurnya.

Kemudian Lothard meraba kantung jubahnya dan meraih sepasang besi berujung tajam yang biasa dipakainya untung berburu. Kini langkahnya mulai berhati-hati dan dia terus memperhatikan pijakannya sambil mengawasi gerak-gerik sang beruang. Lothard sudah begitu dekat ketika sebuah suara nyaring yang entah dari mana memenuhi kepalanya, dan beberapa detik kemudian sang monster dihadapannya sudah berdiri tegak dengan mata memerah terbakar karena amarah. Lothard langsung sadar suara itu bukan hanya didengarnya seorang diri. Dan tiba-tiba dari dada sang beruang yang besar itu, muncul sebilah mata tombak dari antara bulu-bulunya yang lebat dan gelap. Dengan terkejut, Lothard terjatuh diatas tumpukan daun kering dibawah kakinya. Dan tak lama kemudian, sang beruang yang tadinya berdiri tegap perlahan goyang dan mulai miring kearahnya. Lothard yang kehabisan kata-kata karena tidak tahu apa yang sedang terjadi menghindar secara reflek sesaat sebelum beruang itu jatuh ditempatnya terpelanting tadi dengan bunyi yang begitu kuat. Kemudian dengan tatapan yang tidak percaya Lothard melihat sesuatu berkilat yang menempel dibelakang pundak sang beruang. “Tycon” pekiknya pelan.

Tycon tersebut kemudian berputar secara kasar mencoba mencabut ujung tubuhnya yang sedang tertancap. Dengan bunyi daging dan tulang yang bergemelatuk, tycon tersebut berhasil mencabut ujung tubuhnya dan langsung melayang diudara bebas tepat didepan Lothard. Dari tubuh besinya, robot itu kemudian memercikan sengatan listrik kemana-mana.

“Tidak mungkin,” kata Lothard yang masih tidak percaya. “mereka sudah menerobos hutan gulm.”. Tycon terus berputar, dan kini mengarahkan ujung tubuhnya yang bagaikan tombak ke arah Lothard. Lothard yang kemudian sadar bahwa dirinya akan menjadi sasaran berikutnya kemudian berdiri dan langsung membuat pertahanan dengan dua buah besi tajam ditangannya.

Secepat kilat tycon menungkik kearah Lothard, namun karena refleknya yang baik, Lothard akhirnya bisa menghindar. Beberapa detik kemudian, kejar-kejaran pun terjadi. Di antara lebatnya vegetasi hutan, Lothard secara lihai menghindari serangan demi serangan yang diarahkan padanya. Dan pada akhirnya Lothard terjebak diantara akar pepohonan raksasa yang mengelilinginya bagaikan tembok. Dia kembali melihat ke belakangnya, dimana sang tycon sedang berusaha mencabut ujung tubuhnya yang tertancap cukup dalam disebuah pohon raksasa. Lothard berusaha lari ke arah tersebut, yang mana adalah satu-satunya jalan keluar, namun kini langkahnya terhambat tycon yang sudah terbebas. Lothard mundur perlahan sambil tetap menengadah ke arah tycon dengan siaga. robot yang sebesar kepala manusia itu memercikan listrik statisnya keberbagai arah sehingga menimbulkan kilatan-kilatan disekitarnya.

Pada akhirnya Lothard sadar kesempatannya untuk menghindar benar-benar sudah tidak ada, yang ada hanyalah keberanian untuk melawan. Kemudian dia membetangkan kakinya dan mengancungkan kedua bilah besi tajam itu di depan dadanya menandakan dirinya telah berada dalam posisi bertahan penuh. Tycon menyerang dengan kecepatan yang bahkan tak terlihat di dalam keremangan hutan, tetapi Lothard mampu manangkisnya dengan cepat, saat dia sudah begitu dekat. Percikan listrik terpancar kemana-mana, saat Lothard berulang-ulang kali menangkis serangan sang tycon.

About Rian Tuanakotta
I have passion to build my hometown

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: